Berikut gambaran pasar mi instan di Asia Tenggara: Indonesia adalah konsumen mi instan terbesar kedua di dunia. Vietnam mengekspor mi beras ke lebih dari 60 negara. Ekspor pengolahan makanan Thailand tumbuh 8% setiap tahun. Filipina telah mengalami pertumbuhan mi instan dua digit selama lima tahun berturut-turut. Di seluruh wilayah, lini semi-otomatis tradisional secara bertahap dihentikan—biaya tenaga kerja terus meningkat, perekrutan semakin sulit, dan standar kualitas ekspor semakin diperketat.
Solusi jalur ganda HICOCA— mi instan+ mi beras, dirancang khusus untuk pabrik-pabrik di Asia Tenggara:
Lini produksi mi instan — kapasitas yang mengikuti pertumbuhan pasar: Seri FYMX mencakup enam model. Tipe 800 menghasilkan 640 potong/menit secara stabil, Tipe 1200 meningkat hingga 960 potong/menit. Mixer poros ganda horizontal → pengeringan cakram → pembentukan lembaran kontinu → pengukusan multi-lapisan (hanya 350-400 kg uap per 1000 kg hasil produksi) → penggorengan filtrasi ganda → pendinginan → pengemasan. 13 proses terintegrasi penuh, hanya membutuhkan 2 operator. Penyambungan lembaran otomatis yang dipatenkan — sensor optik mendeteksi kerusakan, konveyor menyambung secara otomatis, tanpa intervensi manual, tingkat cacat berkurang drastis. Desain kue persegi, sepenuhnya kompatibel dengan format kemasan pouch dan cup yang dominan di Asia Tenggara.
Lini produksi mie beras — kualitas ekspor sejak hari pertama: QZDZTXF-1000 otomatis sepenuhnyalini mie beras segarMenghasilkan 900-1000 kg/jam. Sistem dosis cerdas menggunakan PLC untuk kontrol air dan beras yang presisi. Teknologi manajemen uap yang dipatenkan menjaga gelatinisasi tetap stabil pada ≥90%, dan kadar air tepat pada 60-70%. Gelatinisasi drum ganda + ekstrusi drum tunggal, kualitas mi beras silindris yang konsisten di setiap batch. Konsumsi air serendah 3,5-4 ton per ton, daya hanya 230-240 kWh per ton — ideal untuk pasar yang sensitif terhadap biaya seperti Vietnam dan Thailand.
Telah terbukti di seluruh Asia: diekspor ke 42+ negara. Kasus pengiriman di India, Thailand, Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Korea. Kemampuan siklus penuh — mulai dari desain, manufaktur, dan pengujian hingga pengiriman, instalasi, dan pelatihan — klien di Asia Tenggara dapat memulai tanpa kekhawatiran.
Waktu posting: 08 Juni 2026