Langkah 1 — Pencampuran Tepung dan Air
A mixer adonan vakumDigunakan. Dalam kondisi vakum, air yang disemprotkan mudah teratomisasi, memastikan distribusi air yang merata. Tidak ada gas di dalam tepung, sehingga air dapat dengan mudah menembus bagian dalamnya, meningkatkan efek pencampuran.
- Adonan yang dicampur vakum memilikistruktur padat
- Pencampuran vakummeningkatkan jumlah air yang ditambahkan
- Pencampuran vakummemperpendek waktu pematangan
- Adonan tersebut menghasilkanpanas yang lebih sedikitdan memilikisuhu lebih rendah
Langkah 2 — Pematangan Adonan
Hal ini memungkinkan air untuk meresap secara maksimal ke dalampartikel koloid protein, menyebabkan mereka menyerap air sepenuhnya, membengkak, dan saling menempel membentuk suatu lapisan.jaringan glutenMelalui pencampuran atau pengistirahatan dengan kecepatan rendah, tegangan internal dalam adonan dihilangkan, sehingga menstabilkan struktur internal. Hal ini juga memastikan pemberian makan yang merata untuk proses pencampuran dan pembentukan lembaran selanjutnya.
Langkah 3 — Proses Pengguliran
Adonan yang masih lepas digulung menjadi lembaran tipis dan halus dengan ketebalan yang ditentukan. Persyaratannya meliputi:
- Ketebalan seragam, halus dan rata
- Tidak ada bagian yang patah atau lubang.
- Warna seragam dengan tingkat tertentuketangguhan dan kekuatan
- Meningkatkan jumlah lintasan penggilasan secara tepat akan mengurangi rasio penggilasan, sehingga menguntungkandistribusi longitudinal gluten
Langkah 4 — Menghancurkan
Lembaran adonan dibagi menjadipotongan-potongan yang berbeda.
Langkah 5 — Proses Pengukusan
Hal ini memiliki dampak yang signifikan terhadaptekstur, sifat rehidrasi, kandungan minyak, warna, dan transparansidari mi. Pengukus ini mengadopsidesain lima lapis (multi-lapis), memperpanjang waktu pengukusan, meningkatkan derajat gelatinisasi produk, dan menghemat ruang, membuat tata letak lokasi lebih rasional.
Langkah 6 — Memotong Mie
Setelah dikukus, mi matang yang dihasilkan dari mesin pengukus adalah...didinginkan dengan cepatlalu dikirim ke mesin penggiling dengan pisau pemotong. Setiap putaran rol memotong mi menjadi panjang tertentu. Kemudian, adonan tersebutdibentuk menjadi balok-balok.
Langkah 7 — Pengeringan dan Pendinginan Udara Panas
A kipas dan radiator bersiripPenggunaan uap sebagai sumber panas digunakan secara kombinasi untukpengeringan tersegmentasi dan bersirkulasi, memastikan pengeringan yang seragam dan meminimalkan konsumsi energi. Selanjutnya, dilakukan pendinginan: lembaran adonan yang telah didinginkan disimpan mendekati suhu ruangan atau sekitar5°C di atas suhu ruangan.
Waktu posting: 06 Mei 2026